<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434</id><updated>2011-07-26T10:19:36.887+07:00</updated><title type='text'>[win]</title><subtitle type='html'>Mengetahui yang belum diketahui...Mempelajari yang belum dipelajari...Mengerti yang belum dimengerti...Memahami yang belum dipahami...Mengamalkan yang belum di amalkan...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>26</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-116228037127598085</id><published>2006-10-31T14:35:00.000+07:00</published><updated>2006-10-31T14:39:31.606+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mencicipi Jajanan Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;BANDREK DAN BAJIGUR&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Selain  dijual  berkeliling, bandrek dan bajigur  bisa  Anda temukan  di pusat jajanan, Jl. Cisangkuy. Pemiliknya  adalah  Hj. Siti  Maemunah. Usia warungnya tidak main-main. Sudah  42  tahun! "Tapi  pindah ke sini, sih, baru tahun 1994. Sebelumn ya  di  jl. W.R. Supratman," cetus Dedeh (49) sang penerus.&lt;br /&gt;Minuman  hangat ini dijual Dedeh seharga Rp 1.250.  Biasanya para  pelanggan menikmatinya bersama aneka gorengan seperti  gehu (tahu goreng isi tauge), pisang goreng, nangka goreng, dan  nanas goreng yang dijual Dedeh seharga 300-400 rupiah per buah.&lt;br /&gt;Warung  Dedeh  buka sejak jam 6 sore hingga  jam  12  malam. Selama  itu ia  mampu menjual 300-400 gelas bandrek dan  bajigur. "Kalau  malam  minggu bisa lebih banyak lagi," jelas  Dadah  yang kini dibantu 5 orang karyawan, termasuk mengurus cabang  bandreknya di MM Dago sejak 2 tahun lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;BAKSO &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;MALANG&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; KARAPITAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/basomalang.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sejak hadir di pertengahan tahun '97, Bakso Malang  langsung melejit.  Makanya  tak  heran kalau  cabangnya  terus  bertambah. Sampai  sekarang sudah ada 5 tempat yakini jl. Karapitan, jl.  RE Martadinata, jl. Soekarno-Hatta, Jl. Merdeka, dan di King's Shop ping Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu yang tersedia cukup beragam. Di antaranya bakso  &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;malang&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; campur,  ceker,  bakso urat, bakso telur,  batagor,  dan  siomay. Tersedia  pula  bakso mini, bakso goreng, pangsit  goreng  sampai nasi  goreng. Harganya berkisar antara Rp 3.500 hingga  Rp  7.000 seporsi.  "Variasi makanan ini sengaja disediakan supaya  pengunjung  tidak bosan. Yang penting juga bakso kami berada  di  bawah pengawasan  LP  POM MUI Jabar," terang  Nono  Warsono,  operation manager Bakso Malang Karapitan.&lt;br /&gt;Menu tadi masih ditambah dengan rujak jagung bakar. Penganan ini  sebetulnya  hanya jagung manis yang dibakar,  disisir,  lalu disajikan  bersama  kuah asinan. Harga per mangkoknya  Rp  2.200. Tempat makan yang buka setiap hari sejak jam 10 pagi hingga 10 malam ini setidaknya kedatangan 100 pengunjung setiap harinya. "Kalau malam minggu, pasti sulit dapat tempat," ujar Nono. Padahal kapasitas pengunjungnya mencapai 100 orang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Begitu menariknya tempat ini sehingga banyak banyak artis yang pergi ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; menyempatkan diri mencicipi makanannya. Di salah satu dindingnya terpajang semacam "Hall of Fame" yang berisi foto dan tanda-tangan artis-artis terkenal yang berkunjung ke  &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Tak kurang dari Setiawan Djodi, Ruth Sahanaya, dan  Ari Sudarsono membubuhkan tanda tangannya di situ. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;BAKSO TAHU DAN SIOMAY IKAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:90pt;height:62.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image003.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/siomay.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Makanan  ini  sungguh  memasyarakat di  &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.  Hampir  di setiap  ruas jalan terlihat pedagang bakso tahu dan siomay  ikan, baik  yang  dijual mangkal atau gerobak  dorongan.&lt;br /&gt;Sambil  main  ke Lembang Anda bisa menemukan bakso  tahu  Pa Lili  di jl. Geger Kalong Girang (sedikit sebelum Lembang).  Nama Lili diambil dari nama pemiliknya yang sudah berjualan baso  tahu sekitar 15 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Baso  tahu  Pa Lili dijual 500 rupiah per  buah.  Tidak  ada ukuran  porsi  sehingga pembeli bebas mau memilih  berapa  siomay yang  ingin  dimakannya.  "Rata-rata memesan  empat  buah  sekali makan,"  ujar  Ny. Lili. Untuk  berjualan  di warungnya yang buka sejak jam  8  pagi hingga  9  malam, Ny. Lili harus menyiapkan  sekitar  1.000  buah bakso  tahu dan siomay setiap dua hari. Jadi saya nggak capek karena tidak usah bikin setiap  hari. Soalnya siomay bisa tahan disimpan dalam lemari pendingin," papar Ny. Lili yang bisa menghabiskan 6-8 kg ikan tengiri. Selain  bakso tahu dan siomay, tersedia pula es campur.  "Es campur ini termasuk favorit, lo" ujar wanita yang pernah menyabet juara  I  lomba baso tahu dan siomay yang digelar  Eldorado  Club beberapa tahun lalu ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;BATAGOR &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Batagor sebenarnya hanyalah bakso tahu yang digoreng.  Untuk menyantapnya,  Anda  dapt  pergi ke Jl.  Veteran.  Nama  kedainya adalah Batagor Kingsley. Usia kedai ini sudah 28 tahun. berbeda," ujar  Benny  (43) pemilik Batagor Kingsley di jl.  Veteran. "Semula orang tua yang membuka restoran cina. Tetapi setelah mereka  meninggal, saya menghentikannya dan  berkonsenterai  pada batagor saja," kisah Benny (43), sang pemilik yang mengaku  perlu 5 tahun untuk mendapat resep lezat seperti batagor yang dijualnya sekarang. Tetapi yang penting, lanjut Benny sebenarnya, "Ikan  tengiri yang digunakan harus masih segar."  Benny  biasa memperolehnya dari Pamanukan, Subang. Jika  tak segar, ia memilih tak membuat batagor. "Sekali rasanya tak  enak, bisa  lari  semua pelanggan saya," ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Rahasia  lain, Benny menggoreng bakso tahu dan siomay  dalam keadaan  mentah. "Memang jadi lama, tetapi rasanya  jadi  lezat," kata  Benny  sambil menyebutkan batagornya bisa bertahan 5  -  10 hari  dan sudah melanglang buana sampai ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Singapura&lt;/st1:City&gt;,  &lt;st1:country-region st="on"&gt;Australia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, dan Amerika. Bukan cuma ikan yang diperhatikan Benny. Ia pun sudah  punya merek  tertentu  untuk minyak goreng dan  tepung  kanji.  "Bahkan untuk  minyak  harus  baru. Makanya  setelah  dipakai  menggoreng sekali,  saya  langsung ganti. Sisa minyaknya saya  jual  murah," tuturnya. Batagor  Kingsley  kini dijual 1.750 per  buah.  Satu  porsi biasanya  berisi tiga buah. Dibantu sekitar 10 karyawannya,  kini Benny  melayani  pelanggannya sejak jam 8 pagi  hingga  9  malam. "Kamis  kami  libur  untuk menyiapkan  racikan  batagor  sekalian istirahat." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;SUSU SEGAR &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:90pt;height:130.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image005.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/bmc.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Banyak kedai susu segar di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Salah satunya adalah Bandoengsche  Melk Centrale. Letaknya di Jl. Aceh. Sesuai  dengan namanya  yang  berbau  Belanda, kedai ini  pun  dibuat  bernuansa Belanda  begitu  juga peralatan untuk  memprosesnya.  Kedai  yang telah  menjadi pusat produksi dan distribusi susu sejak  abad  19 ini  menyediakan  berbagai macam susu dari  yoghurt,  kefir,  dan milkshake  berbagai rasa. Harganya berkisar Rp 1.000  hingga  Rp. 4.500 per gelas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;"Semua susu diperoleh dari sebuah perusahaan susu di Lembang yang kualitasnya terjamin. Sehari saya harus memesan 1.000  liter susu," tutur Mustafa Ramadani, Penanggung Jawab BMC. Di samping susu, BMC juga menyediakan hidangan lain  seperti  sop  buntut,  lontong kari, sayur asem, nasi  goreng  ikan  asin, batagor,  dan  bakso tahu. Bahkan Bakso Lapangan  Tembak  Senayan kini  juga hadir di situ. BMC yang dikelola oleh Perusahaan Daerah Industri Pemda Jawa Barat ini buka hingga pukul 11 mala. Di situ tersedia 100  tempat duduk  hingga  Anda tak perlu takut kehabisan tempat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;BROWNIES PRIMARASA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:90pt;height:62.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image007.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/brownies.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Selain  sus  Merdeka, Pisang Molen Kartika  Sari,  dan  tahu Yunyi,  Brownies  Primarasa juga termasuk oleh-oleh  yang  sering dibawa  orang  jika pula dari Bandung. Usaha yang dimulai sejak tahun 1987 ini awalnya tak  terlalu mulus. "Untuk mencoba resep brownies saja setiap hari saya  habis Rp. 200 ribu untuk membeli bahan," ujar Theresia Yuliaty, pemilik Primarasa.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Setelah  seleranya  pas, barulah ia menuai  hasilnya.  Lama-kelamaan,  brownies  Primarasa  menjadi trade  mark  brownies  di bandung   karena  Theresia  memang  mengkhususkan  diri   membuat brownies. "Jadi kalau menyebut brownies, pasti ingat  primarasa," tuturnya bangga. Kini ia mesti menyiapkan minimal 300 buah brownies untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya setiap hari. "Jika ada pesanan, bisa mencapai seribu dalam sehari," ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Brownies buatannya kini tersedia dalam 4 rasa, yaitu coklat, keju,  moka,  dan  raisin (kismis). Harganya  antara  Rp.  17.500 hingga  Rp. 23.000 per loyang. Semuanya dibuat di  rumahnya  yang sekaligus menjadi pabrik dan toko Primarasa, di Jl. Kemuning. Di  toko yang bukan sejak 6 pagi hingga 6 sore ini  tersedia pula  picnic roll, apple cake, dan pai daging yang mulai  disukai pelanggannya.  Untuk  menjaga kualitas rasa browniesnya,  ia  tak segan  menggunakan  bahan impor. "Selain tepung  dan  gula,  yang lainnya  bahan  impor," ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;ES CENDOL &lt;st1:city st="on"&gt;ELIZABETH&lt;/st1:City&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:77.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image008.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/cendolelizabeth.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Awalnya  es  cendol  ini dijual berkeliling  di  pusat  &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, seperti Dago, Cigereleng, dan Dipatiukur. Tentu  namanya belum seperti sekarang. Nama es cendol &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Elizabeth&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; ini baru digunakan  setelah tempat mangkalnya di jl. Otista, dibangun  toko  tas Elizabeth, tahun 1982. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;"Dulu  saya bahkan menyediakan es cendol secara gratis  bagi setiap  pengunjung atau rombongan yang datang ke  toko  &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Elizabeth&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; setiap hari Sabtu dan Minggu," kenang Rohman (39) sang pemilik. Tetapi teknik dagang seperti itu diubahnya sejak tahun 1985. Kini  cendolnya bisa dinikmati dengan harga Rp. 1.000. Meski  tak menyebut  berapa gelas per hari yang berhasil  dijualnya,  tetapi dari  jumlah bahan yang digunakan, kita bisa melihat  cendol  ini laku keras.&lt;br /&gt;Setiap hari Rohman menghabiskan sekitar 25 kg tepung beras,  25  tepung  sagu, dan 200 butir  kelapa  untuk  dijadikan santan. Ia  juga sering kewalahan menerima pesanan untuk pesta  perkawinan. "Anak buah saya hanya 15 orang. Jadi, kalau ada 19 orang yang  pesan  untuk pesta kawin, misalnya, yang  4  terpaksa  saya tolak." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;COLENAK MURDI &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1030" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:97.5pt;height:89.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image010.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/colenakjalan.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Colenak  termasuk jajanan khas &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; yang masih  bertahan. Colenak Murdi yang terletak di jl. Ahmad Yani di kawasan  Cicadas ini, misalnya, sudah berdiri sejak tahun 30-an. "Murdi nama kakek saya,"  ujar  Rajak  (67) yang memegang usaha  turunan  ini  dari ayahnya.&lt;br /&gt;Colenak terdiri atas peuyeum (tape singkong) yang dibakar kemudian dinikmati dengan saus yang terbuat dari parutan kelapa dan gula merah. Bedanya dengan colenak yang dijual biasa, colenak Murdi menggunakan esens durian. "Itu digunakan sejak tahun '67. Alhamdulillah banyak yang suka," ujar Rajak. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sehari   Murdi  menghabiskan  50  -  70   kilogram   peuyeum Cimenyan. "Sayang sekarang makin sulit didapat. Maklumlah  daerah Cimenyan  kini  dijadikan perumahan. Padahal di  situ  peuyeumnya enak.  Kualitas peuyeum juga tergantung pada cuaca.  Kalau  musim kemarau,  peuyeum yang dihasilkan lebih enak dan padat  ketimbang waktu musim hujan," jelas Rojak. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Selain dipesan hotel-hotel besar di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, colenak buatannya  juga sering dihidangkan dalam acara pertemuan  atau  resepsi pernikahan  sebagai  hidangan  tradisional.  "Colenak  juga  bisa dibawa  sebagai  oleh-oleh, lo.  Karena mampu bertahan  sampai  3 hari," kata Rajak. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt; ANEKA KERIPIK &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1031" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:79.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image012.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/umbi.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Mencari  keripik,  Karya  Umbil-lah  tempatnya.  Mulai  dari keripik  singkong,  gadung, ubi, sampai oncom dan  &lt;st1:city st="on"&gt;tempe&lt;/st1:City&gt;  ada  di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.  Toko  yang terletak di Jl. Cihampelas  ini  sudah  berdiri sejak tahun 1965. "Tetapi usaha keripiknya sendiri sudah dirintis sejak tahun 1947 oleh orang tua saya," ujar Valentinus (49).   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Jajanan ini tersedia dalam kemasan 2 ons atau 1/4 kg  dengan harga antara Rp. 4.000 hingga Rp. 14.000 per bungkus. Produksi  keripik  ini tidak dibuat di satu  tempat,  tetapi terpencar di rumah saudara-saudaranya. "Ini memang home  industry keluarga.  Jadi saudara-saudara membuat makanan di rumah  masing-masing sebelum disetor ke jl. Cihampelas untuk dipak atau dibungkus  dengan  kemasan Karya Umbi," jelas  Valentinus. Selain  keripik, di Karya Umbi juga dijual  aneka  oleh-oleh khas  Bandung  lain  seperti dodol tasik, sale pisang,  dan  opak ketan.  "Penganan  tersebut  adalah titipan.  Makanya  tidak  diberi merek kami," tutur dosen di Fakultas Hukum UNPAD ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;ULI BAKAR &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Selain susu dan ayam, uli (ketan) bakar juga jadi favorit di Lembang. Pedagang uli bakar berderet di sisi kiri jalan Lembang, sedangkan warung makan di sebelah kanan jalan. "Sudah sejak tahun '70 saya berjualan," ungkap Acep (51) yang mangkal di seberang Ayam Brebes. Usaha ini diwarisinya dari ibunya yang dulu berdagang ketan serta aneka makanan di pasar Lembang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ketan bakar yang diiris kotak ini biasanya dihidangkan dua cara, manis atau pedas. Jika manis bisa dicocolkan pada gula yang bercampur kelapa sangrai, sedangkan yang pedas dinikmati dengan sambal oncom. "Sepotong uli bakar dijual Rp. 1.250," ujar Acep yang  menghabiskan  5 liter beras ketan setiap harinya. Makan satu  rasanya kurang  puas dalam dinginnya udara Lembang. Apalagi  malam  hari. Dijamin perut akan selalu minta diisi. Selain  ketan  bakar,  ia juga  menyediakan  minuman  hangat lainnya  seperti  bandrek dan bajigur yang dijual Rp.  1.000  per gelasnya.  "Soalnya  ketan  bakar paling  enak  dinikmati  dengan minuman  panas  seperti  bandrek atau  bajigur.  Apalagi  Lembang sangat  dingin,"  paparnya. Ia berjualan 24 jam  setiap  harinya, bergantian dangan kakaknya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;SATE KELINCI &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1032" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:99pt;height:64.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image014.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/satekelinci.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Beberapa ratus meter sebelum atau sesudah menikmati uli bakar atau susu murni, tepatnya di Kampung Batu Reok, Anda akan menemukan  warung-warung sederhana yang menawarkan sate  kelinci. "Rata-rata  warung di sini sudah berjualan lebih dari  2  tahun," ujar Trisna (41) salah seorang pemilik warung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sate kelinci diambil dari kelinci yang berumur 4-6 bulan. "Dagingnya empuk dan manis," terangnya. Sate ini dihidangkan dengan  bumbu kacang atau bumbu kecap dengan irisan cabai  kecil. Harganya Rp.6.000 per  10 tusuk. Uniknya, pembeli bisa memilih sendiri kelincinya sejak masih hidup.  "Makanya dagingnya pun segar. Selain itu pembeli  percaya sate  ini betul-betul terbuat dari daging kelinci,  bukan  ayam," tutur  Trisna. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Selain sate, tersedia juga gule dan rendang kelinci  seharga Rp.  3.500 per porsi. Khusus untuk menu ini dipilih dari  kelinci yang berumur 3 bulan. "Supaya dagingnya empuk," ujar Trisna  yang berjualan  sejak sore hingga tengah malam setiap  harinya.  Dalam satu hari, ia menyediakan 20-30 ekor kelinci untuk membuat ketiga menu tersebut. "Untuk sate, satu ekor bisa menjadi 60-90  tusuk," jelasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Beternak kelinci menjadi andalan hampir sebagian besar penduduk di sini. Selain murah, beternaknya juga mudah. "Dalam 6 bulan saja, kita sudah bisa memperoleh hasilnya," jelasnya. Selain itu, kulit kelinci laku dijual sebagai bahan untuk kerajinan.Harga kulitnya bisa mencapai Rp. 1.500 per ekor.  Bahkan, lanjut Trisna, air seni kelinci juga laku dijual Rp. 25  ribu  per  botol.  "Orang-orang  membelinya  untuk  dijadikan pupuk."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;MARTABAK SAN FRANSISCO&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1033" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:69pt;height:88.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image015.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/martabak.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Martabak San Fransisco termasuk warung martabak yang  diburu oleh  para  penggemar martabak. Kurang  jelas  mengapa  dinamakan begitu. "Saya sendiri juga cuma meneruskan usaha ini sejak  tahun 80-an. Jadi tak tahu asal-usulnya," ujar Maman (46). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Martabak  San  Fransisco tersedia dalam  tiga  rasa,  daging ayam, sapi, dan kornet. Pembeli juga bisa memilih yang biasa atau spesial.  Harganya Rp. 15 ribu untuk yagn biasa sedang yang  spesial harganya Rp. 18 ribu. "Yang  biasa  memakai 2 telur, yang  spesial  menggunakan  3 telur.  Telurnya telur ayam negeri," ujar Maman. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Di warungnya yang buka sejak jam 4 sore hingga 11 malam ini, ia  bisa  menjual  sekitar 100 martabak  dalam  sehari.  "Sebelum krisis  bisa mencapai 200 lebih," tambah Maman  yang  membutuhkan sekitar 1 kwintal bawang daun sehari ini. Di tempatnya berjualan, selain martabak telor juga  tersedia makanan  lain seperti martabak manis, nasi rames, ayam  panggang, dan pempek.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;KUE KERING &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1034" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:90pt;height:63pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image016.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/menu.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ingin  mencari  kue kering di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;? Datang  saja  ke  jl. Gempol  Wetan. Anda akan menemukan aneka kue kering  seperti  sus bawang,  kaastengels, kue almon, nastar, kue tambang keju,  putri salju, kue jahe, dan kue mente. Pemiliknya adalah Ny.  Henrietta.Di  toko yang  berdiri sejak tahun 1980 ini ada  sekitar  44 jenis  kue  kering.  Kue-kue ini dijual  dalam  kemasan  plastik dengan harga antara Rp. 3.500 hingga Rp. 12.000 per bungkus  atau Rp  10 ribu hingga rp 27.500 dalam kemasan kardus. Kue kering yang menjadi favorit pengunjung biasanya sus bawang yang berbentuk bulat-bulat dan tambang keju. "Hampir setiap pengunjung mencari kue ini," ujar Lina. Kendati  lumayan sulit mencari toko ini, tetap  saja  banyak yang  mencarinya  sebagai oleh-oleh. Bahkan di hari  Lebaran  dan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Natal&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;,  lebih  banyak lagi pengunjung yang datang  hingga  mereka harus membuatnya dua kali lipat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;MI KOCOK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1035" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:86.25pt;height:67.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image018.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/mikocok.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Mih Kocok SKM Sapi Asli cukup punya nama di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.  Letaknya  di  Jl.  Sunda, tak jauh dari pasar  swalayan  Yogya.  SKM  sendiri diambil dari nama sang pemilik, Sukirman, yang  kini sudah meninggal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sukirman, menurut Anto (32) sang anak, sudah mulai berjualan mi  kocok  sejak  harga per mangkoknya cuma Rp.  25.   yang  kini mengelola warung. Kini harganya sudah Rp 3.500 - Rp. 5.000. Sesuai namanya, mi kocok buatan Anto menggunakan kaki  sapi. "Satu hari saya membeli 20 stel kaki sapi (1 stel = 4 kaki  sapi, Red.)  dan  25 kg mi. Semuanya sudah ada penyalur  khusus,"  ujar Anto  yang membuka warungnya pukul 9 pagi hingga 10 malam  setiap hari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Mih  Kocok SKM terhidang dalam dua pilihan, yang  biasa  dan yang spesial. Yang spesial dilengkapi dengan telapok yakni bagian bawah kaki sapi yang berwarna kehitaman. Dalam satu hari, warungnya  mampu  menjual  400-600 porsi setiap  hari.  Jumlahnya  bisa bertambah  jika  ada pesanan untuk rapat pertemuan  atau  resepsi pernikahan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;PEPES IKAN MAS &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1036" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:123.75pt;height:96.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image019.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/pepesikanmas.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pepes  ikan  mas juga termasuk masakan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;  yang  lekang oleh waktu.Anda bisa membeli pepes ikan mas salah satunya di  Jl. Nanas, buatan Ny. Inen dan Ny. Lies. Mereka sudah berjualan pepes ikan  sejak 20 tahun yang lalu. Keunggulan pepes ikan mas  buatan pasangan ini adalah durinya yang lunak dan aman dimakan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Rahasianya  terletak pada pemanggangan yang makan  waktu  12 jam  di  oven khusus. Pengovenan bisa menghabiskan 1  tabung  gas sekali  naik.  Oven ini dibuat sedemikian rupa  hingga  ikan  mas tidak hancur dagingnya meski dimasak lama. Sehari mereka bisa memproduksi 150 ekor ikan mas. Bahkan  di bulan puasa bisa meningkat hingga dua kali lipat. Produksi  besar ini tidak hanya dipasarkan di &lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;, tetapi juga ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Harga  pepes berkisar atnara rp 10.500 - Rp 37.800,  tergantung  dari  beratnya. Selain pepes ikan,  juga  disediakan  pepes induk  ikan  bertelur yang harganya mencapai  Rp.  55.000  dengan berat 2-5 kg. Selain untuk oleh-oleh, pepes ikan mas juga  sering dipesan  oleh  hotel-hotel yang ada di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;  dan  untuk  pesta perkawinan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;SATE KARDJAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1037" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:78.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image020.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/kardjan.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Mencari  sate  di Bandung tentu teringat pada  Sate  Kardjan yang dijual sejak tahun 1970 dijual di jl. Pasirkaliki. "Sebenarnya  sejarahnya dimulai sejak tahun 1925 oleh kakek saya di  Klaten," tutur Kristiadi, cucu pendiri sate Kardjan yang kini mengelola bisnis keluarga itu.  Sate Kardjan mengkhususkan diri pada daging kambing. Beberapa menu andalan di antaranya sate polos, sate selap gajih (diselipi  lemak), atau sate buntel yang harga rata-ratanya 950  rupiah per tusuk. "Semua sate ini dibuat hanya dari bagian paha kambing karena merupakan bagian terbaik untuk dibuat sate," jelas Kristiadi yang memeproleh daging dari langganannya di Pasar Ciroyom. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Selain itu juga tersedia sate cempe yang menggunakan daging kambing  berusia  3  bulan yang manis dan  empuk.  "Dalam  sehari membutuhkan  sekitar 50 kg paha kambing dan 10 ekor cempe,"  ujar Kristiadi   yang membuka warungnya dari pukul 12 siang hingga  12 malam itu. Menurutnya,  Kardjan juga menjadi pelopor bagi penjualan  tongseng  di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. "Sebelum sate Kardjan muncul di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;,  belum ada  yang  menjual tongseng," papar  Kristiadi.  Setelah  Kardjan memperkenalkan  tongseng, maka muncullah tongseng-tongseng  lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Untuk  memuaskan langganannya, Kristiadi menghidangkan  sate dalam  piring panas (hot plate). Bumbunya terdiri dari 2  pilihan yakni  bumbu  kecap dan bumbu kacang.  Pembeli  boleh  memilihnya sesuai selera. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;RESTORAN SINDANG RERET&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1038" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:150.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image022.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/sindangreret.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sindang Reret bisa dikatakan &lt;i&gt;trade mark &lt;/i&gt;rumah makan Sunda di Bandung.   Sindang  artinya  datang,  reret   artinya   melirik. Maksudnya, siapa pun yang melirik ke restoran ini, pasti  tergiur untuk datang mencicipi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Konsep  awal  yang ditawarkan ketika  restoran  ini  dibuka tahun  1973  adalah interiornya yang unik.  Tempat  makan  diatur terapung  di  atas  air (bale kambang). Namun  konsep  ini  hanya diterapkan di Sindang Reret Ciwidey, tidak di cabang lainnya. "Cabang lain punya keistimewaan yang lain lagi. Misalnya, di Naripan  yang selalu mempertunjukkan wayang golek   setipa  malam Minggu,"  terang  Harries Kommeng, Sales  and  Marketing  Manager restoran Sindang Reret. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Seperti  menu khas Sunda lainnya di &lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;  tersedia  karedok, sayur asem, soto &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, gepuk, gurame bakar, gurame goreng, dan sambal  terasi  hingga nasi timbel komplet. Tersedia  pula  aneka minuman  seperti  bandrek, bajigur, cincau, dan susu  murni.  Namun  menu  yang paling dicari adalah pepes ikan,  karedok,  dan gepuk.  Saat ini untuk ke-4 restoran dalam sekali weekend  membutuhkan lebih dari 1 kwintal gurame dan ikan mas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;SEKOTENG BUNGSU 29&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1039" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:117.75pt;height:100.5pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image024.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/essekoteng.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Es  Sekoteng Bungsu sebetulnya tak ubahnya es campur  biasa. Namun  namanya  sudah terkenal ke mana-mana. Usaha es  ini  semua dirintis  oleh  Pak  Oyen sejak tahun 1965.  Usaha  ini  kemudian diambil  alih  oleh Sumarsana ketika Oyen meninggal  tahun  1970. Sang  pengganti  langsung mengganti namanya menjadi  es  sekoteng Bungsu  29 sesuai dengan nomor rumahnya. Namun nama Oyen  sendiri tidak ditinggilkan. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; nama es campur yang diberi nama es campur Oyen. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Satu  mangkuk  es sekoteng yang terdiri  dari  kelapa  muda, sekoteng,  advokad, dan kolang-kaling ini dijual dengan harga  Rp 3.000. Anda bisa datang sekitar pukul 09.00 sampai pukul 5  sore. Tetapi  terkadang  pukul  4 sore pun es  sudah  ludas  terjual. Satu hari, Dirman mengaku menghabiskan 40 butir kelapa muda. Tentu  ini  perhitungan tanpa pesanan pesta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;SOTO &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;BANDUNG&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1040" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:132.75pt;height:95.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image025.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/sotobandung.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Soto Bandung memang berbeda dengan soto dari daerah lain karena tidak menggunakan santan dan bening warnanya. Isinya pun berbeda, menggunakan lobak dan daging sapi yang dipotong kecil-kecil, serta daun bawang, seledri dan kacang kedelai goreng. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Jika  ingin  merasakan  soto &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; yang  asli,  coba  saja datang ke jl. Cibadak, dekat alun-alun &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Anda akan melihat rumah  makan Soto Ojolali yang telah berdiri sejak tahun  '40-an. "Dulu  yang memulai adalah kakek saya, almarhum Pak  Karta," ujar  H.  Tisna (56) yang mulai mengelola usaha ini  sejak  tahun 1970.  "Kalau tak salah, dulu harganya masih  menggunakan  satuan benggol atau sen," tambahnya. Awalnya, menurut Tisna, kakeknya berjualan soto secara pikulan di daerah Cibadak. Setelah mengumpulkan modal, barulah soto ini memiliki warung makan. Setiap  hari soto yang dijual Rp. 6.000 per porsi ini  laris manis.  Sampai-sampai Tisna harus menyediakan 20 kilogram  daging dan 20 kilogram lobak setiap harinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Soto  ini  juga bisa dinikmati Jl. Raya  Cipasir,  Rancaekek yang  justru  lebih  besar dari pada  pusatnya  di  Jl.  Cibadak. "Selain  soto, juga tersedia makanan khas sunda lainnya dan  seafood," ujar Tisna berpromosi.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;SURABI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Surabi (kita mengenalnya sebagai serabi) juga cukup terkenal di  &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.  Isinya beraneka ragam. Dari  oncom,  keju,  vanila, sampai  stroberi. Serabi seperti ini dijual di Jl. Geger  Kalong. Cuma  saja Anda mesti ekstra sabar karena pesanan  biasanya  baru datang  setelah  menunggu  30 menit. Itu pun  harus  menunggu  di trotoar  jalanan atau di dalam mobil karena kedai itu hanya  bisa menampung  20  pengunjung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Warung ini dibuka sejak jam 3 sore hingga 11 malam. "Alhamdulillah, ramai terus," tutur Andri yang menghabiskan sekitar 50 kg tepung beras setiap harinya.  Awalnya hanya  iseng saja ketika banyak orang  membuka  usaha kafe jalanan dengan menu barat seperti sosis atau kentang goreng. Lantas bersama sekitar 12 saudaranya, Andri membuka warung dengan menu  yang berbeda dari lainnya, yaitu surabi. "&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; saudara  saya yang  hobi  dan pandai memasak, akhirnya  lahirlah  aneka  surabi seperti ini," ujarnya di sela-sela kesibukannya melayani pesanan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;KUE SUS MERDEKA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1041" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:123.75pt;height:87.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image026.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/soesmerdeka.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sebetulnya  toko  kue Merdeka yang terletak di  Jl.  Merdeka Bandung  ini  tidak hanya menjual Sus Merdeka,  tetapi  roti  dan aneka  kue. Tetapi sus buatan toko kue ini kemudian yang  melejit sampai-sampai dikenal sebagai Sus Merdeka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sus yang menjadi primadona ini memang berbeda dalam hal  isi dengan sus buatan toko kue lainnya. Kalau sus lain diisi vla, Sus Merdeka dicampur dengan krim plus rum yang lumayan mencolok. Toko  kue  Merdeka sendiri sudah berdiri sejak  tahun  1969. Tetapi  baru setahun kemudian berkembang pesat. "Sus  kami  mulai banyak  dipesan di acara-acara resmi seperti rapat, arisan,  atau pertemuan penting,"  ujar Didi Susimba, Penanggung Jawab Toko Kue Merdeka  yang  dikelola oleh PT. Tirta Ratna ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Harga  kue  per buah Rp. 1.200 sedang sus kering  yang  kini mulai digemari juga harnya Rp. 5.000 per bungkusnya. Kini  akibat dari  susnya  yang terkenal itu, toko kue Merdeka  sudah  membuka banyak  sekali  cabang di kota-kota besar  di  Indonesia  seperti Jakarta dan Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;PISANG MOLEN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1042" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:78pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image027.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/molenkartika.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Apa yang diminta kerabat Anda sebagai oleh-oleh manakala pergi ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;? Pisang molen? Tak usah kaget. Kue ini tengah menjadi tren oleh-oleh dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; di samping Sus Merdeka atau Brownies Primarasa. Banyak pisang molen di jual ornag di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Tetapi tampaknya yang diproduksi Kartika Sari paling ramai. Bisa jadi saat datang ke tokonya di Kebon Kawung, dekat stasiun kereta api, Anda diminta menunggu karena masih dibuat.Ny. Agus, sang pemilik tertarik mengembangkan kue ini sejak lama kala ibunya masih berjualan kue. “Saya sampai kursus kue supaya mendapatkan kue yang enak,” kisah Ny. Agus. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Usahanya berhasil. Saat ini kue molen buatannya tidak hanya berjaya di &lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt; (kini sudah ada 3 cabang lainnya), tetapi juga di berbagai &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; besar di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Sepuluh buah kue dalam 1 dus itu dijualnya seharga Rp. 11 ribu untuk molen keju, Rp. 12 ribu untuk molen keju cokelat. Ini untuk molen ukuran biasa. Sedang molen ukuran kecil masing-masing Rp. 8000 dan Rp. 9.000. Bila tak puas dengan ukuran tersebut, Anda bisa memilih ukuran jumbo seharga Rp. 2.500. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;LOTEK KALIPAH &lt;st1:place st="on"&gt;APO&lt;/st1:place&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1043" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:93.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image029.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/lotek.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;Sesuai namanya, lotek ini dijual di jl. Kalipah Apo, tidak begitu jauh dari Cendol Elizabeth. Sejak buka pukul 09.00 hingga pukul 16.00 kedai ini selalu ramai dengana ntrean pembeli. Mereka dengan sabar menanti karyawan yang mengelola usaha milik Mariana Latif ini emngulek bumbu di atas cobek raksasa berdiameter ½ meter itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Kalau lotek ini bisa bertahan selama 48 tahun itu karena Mariana selalu berusaha mempertahankan kualitas. “Sampai sekarang ibu masih membeli sayuran sendiri setiap subuh di pasar,” kata Hena, pengelola kedai yang menjual loteknya seharga Rp. 4.500. Selain lotek, tersedia juga kolak campur, rujak campur, bubur lemu dan rujak bebek (tumbuk). Umumnya dijual dengan harga 3.500 rupiah per porsi. Rujak bebek hanya bisa didapatkan hari Minggu saja. “Soalnya agak repot  membuatnya,” ujar Hena yang menutup kedainya setiap hari Selasa itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;KUE BALOK &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1044" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:86.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image031.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/kuebalok.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kue balok sebetulnya bukan kue asing bagi Anda. Kue ini mirip pukis, tetapi lebih besar dan bagian atasnya merekah. Umunya penjual kue balok menyajikan kue ini dalam dua rasa berbeda, manis dan cokelat. Harganya Rp. 250 per buah.&lt;br /&gt;“Sangat nikmat bila dimakan dengan susu. Apalagi jika masih panas,” ujar &lt;b&gt;Yayan&lt;/b&gt;, salah seorang penjual kue balok. Dalam 1 hari pria asal Tasikmalaya ini bisa menjual sekitar 200 kue balok. Biasanya ia mangkal di perempatan Antapani sejak pukul 8 hingga sore hari. Setelah itu ia menjajakan dagangannya secara berkeliling. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;BUBUR AYAM ZAENAL &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1045" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:84.75pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image033.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/buburzaenal.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bubur Ayam Zaenal sudah sejak tahun 1970 mangkal di daerah simpang Dago. Setiap hari warung yang bisa menapung 20 orang itu kedatangan 200 pengunjung yang tergila-gila dengan bubur kental buatan sang pemilik. Begitu kentalnya sampai-sampai disantapnya pun tak hanya menggunakan sendok, tetapi berikut garpu. Isinya sebetulnya biasa saja seperti bubur pada umumnya, dengan irisan ayam, kecap, emping, cakue danirisan daun bawang. Tetapi menurut &lt;b&gt;Rosyidi &lt;/b&gt;(40), sang pemilik, rasa buburnya dijamin gurih dan lezat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;“Karena perbandingan bersa dan ayamnya adalah 1:2. Setiap hari saya memasak 20 kilogram beras dan 30 ekor ayam,” aku Rosyidi yang meneruskan usaha bubur ini dari sang ayah, Zaenal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Semangkok bubur dijualnya dengan harga Rp. 6 ribu. Kalau terlalu mahal, pembeli dapat memesan setangah porsi saja. Harga bubur setengah porsi hanya Rp. 3.500. Meski relatif mahal, toh Rosyidi tak pernah kehabisan penggemar. Dari pukul 06.00 hingga pukul 24.00, buburnya selalu diserbu penggemar. “Malah hampir setiap hari ada saja orang yang merasa kesal karena kehabisan bubur,” ucapnya bangga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial; color: maroon;"&gt;USAHA PERMEN KARAMEL UNTUK MANFAATKAN LIMPAHAN SUSU &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1046" type="#_x0000_t75" alt="" style="'width:112.5pt;height:77.25pt'"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\win_\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image035.jpg" href="http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi4/images/karamel.jpg"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pangalengan (2 jam perjalanan dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; ke arah selatan) terkenal dengan hasil susunya. Jadi tak usah heran kalau di Jakarta Anda melihat sepeda yang menjual susu segar dari Pangalengan. Begitu melimpahnya hasil susu di situ, sampai-sampai orang memanfaatkannya untuk dijadikan permen susu karamel. Permen ini bisa ditemui hampir disetiap toko yang menjualoleh-oleh khas &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Biasanya dibungkus kecil-kecil dengan kertas berwarna-warni dalam kemasan plastik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt; beberapa perusahaan permen karamel di Pangalengan. Salah satunya merk TK yang terletak di daerah Sukamenak. Pemiliknya adlah &lt;b&gt;Ny. Ipah Datipah Ismail &lt;/b&gt;(55). Sudah sejak tahun 1970 ia membuka usaha ini ketika produksi susu sapi saat itu melimpah, melebihi kebutuhan masyarakat. Ipah lantas bekerja sama dengan koperasi setempat berusaha memanfaatkannya menjadiolahan lain yang memiliki daya jual. Setelah bermusyawarah, pilihan jatuh pada permen karamel. “Yang namanya permen, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt; tidakpernah sepi pembeli,” kata Ipah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Sebenarnya, menurut Ipah, permen karamel sudah dibuat sejak dulu. Sayangnya kualitas dan pemasarannya tidak berjalan bagus. “Maka itu saya berusaha memperbaikinya. Alhamdulillah sambutannya cukup bagus,” ujarnya. Saat ini, ia membutuhkan sekitar 1.500-1.800 liter susu untuk produksi satu hari. “Sebelum krisi bisa mencapai 3.500 liter susu,” tambahnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Betul memang dugaan Ipah. Permen tak pernah sepi dari pembeli. Omzetnya dalam sebulan tidak tanggung-tanggung, bisa mencapai 80-120 juta. Padahal proses pembuatannya tidak sulit-sulit amat, Cuma mebutuhkan waktu 10 jam untuk pengadukan susu dan gula hingga kental. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Pemasaran permen karamel sampai saat ini lebih banyak di daerah Jawa Barat, terutama &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;. Dengan dibantu sekitar  100 karyawan, kini Ipah juga membuat jenis makanan lain dengan bahan susu, seperti dodol susu dan kerupuk susu. Dodol susu menggunakan bahan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; beras ketan sedangkan kerupuk susu menggunakan tepung tapioka dan kepala susu. “Pokoknya saya berusaha memaksimalkan kegunaan susu,” tegas ibu beranak 7 ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Selama hampir 30 tahun berkarya, sudah cukup banyak penghargaan tingkat daerah dan nasional yang diraihnya, seperti pengusaha kecil berprestasi, penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Nuriana, hingga Upakarti. Bahkan pada bulan Maret ini, ia berkesempatan menunaikan ibadah haji bersama suami dan seorang anaknya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-116228037127598085?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/116228037127598085/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=116228037127598085' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/116228037127598085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/116228037127598085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2006/10/mencicipi-jajanan-bandung-bandrek-dan.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-116227588214653346</id><published>2006-10-31T13:11:00.000+07:00</published><updated>2006-10-31T14:34:35.210+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Daftar Hotspot di Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Ratu&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Plaza&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt; (Millenia Café) - Jl. Jend. Sudirman Kav. 9 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; Selatan 10270 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;2. Pasaraya Blok M (Millenia Café) JL.ISKANDARSYAH II NO.2 LT.5 BLOK M, KEBAYORAN BARU &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;JAKARTA&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; SELATAN, &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;3. Mangga Dua Mall - Jl. Mangga Dua Raya, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 14430 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;4. Cilandak Town Square&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:Street&gt; (Citos) - Jl. TB Simatupang Kav. 17 Cilandak -&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt; Selatan &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;5. Univ.Bina Nusantara (Binus) - Jl. K H. Syahdan No. 9 Kemanggisan/Palmerah, Jakarta Barat 11480 &amp; Jl. Kebon Jeruk Raya No. 27, Jakarta Barat 11530 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;6. KPPTI - Jl. Medan Merdeka Barat No. 21, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;7. NOC KPPTI - JConvention Hall 77 Kemayoran&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;8. IM2 HQ - Jl. Kebagusan raya 36 Jaksel 12550 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;9. STEKPI &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;- Jln. Taman Makan Pahlawan Kalibata, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; Selatan 12760 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;10. JIEx &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;- Convention Hall 77 Kemayoran &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;11. Sarana Jaya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;- Jl.Budi Kemuliaan I No.1 &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; Pusat &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;12. Hotel Grand Melia - Jl. HR Rasuna Said Kav. X-0 Kuningan, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, 12950 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;13. Univ. Trisakti P.Sarjana - Jl. Kyai Tapa 1 Grogol Jakarta 11440 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;14. Univ. Trisakti Fakultas Ekonomi - Jl. Kyai Tapa 1 Grogol Jakarta 11440 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;15. Gedung Arcadia - Jalan TB Simatupang Kav 88, Jaksel &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;16. Gallery Roxy Indosat - Komp Perniagaan Roxy Mas Blok C2 No 3 Jl. Hasyim Ashari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;17. Mall Artha Gading - Jl. Boulevard Artha Gading Selatan no.1 Jakut 14240 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;18. Univ.TarumaNegara - Jl. Kyai Tapa 1 Grogol Jakarta 11440 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;19. Hotel Dusit Mangga Dua - Jl. Mangga Dua Raya Jakarta 10730 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;19. Ex. Lounge ISAT B. Soekarno Hatta - Ex. Lounge ISAT B. Soekarno Hatta &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;20. Gallery Indosat Kelapa Gading - &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;Jln. Boulevard&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:Street&gt; Raya LA 6 No.23, Kelapa Gading &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;21. Buzz Café - Jl. Metro Duta UF/21 pondok indah &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;22. Ascot apartment &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; - Ascot Apartment Jl. Kebon Kacang Raya Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;23. Univ. TarumaNegara II - Jl. Tanjung &lt;st1:city st="on"&gt;Duren&lt;/st1:City&gt; Utara 1, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; Barat &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;24. GSO Bandara Soekarno-Hatta - Bandara Soekarno Hatta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;25. Gd Permata Bintaro - Jl. Metro Duta UF/21 pondok indah &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;26. Ascott Apartment &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; - Jl. Kebon kacang Raya Jakarta &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;27. La Piazza Kelapa Gading Jl. Raya timur Boulevard Kelapa Gading &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;28. Planet &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Hollywood&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; - Jl. Gatot Subroto Kav. 16 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;28. Pondok Indah Mall 2 - Jl. Metro Pondok Indah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;29. &lt;st1:city st="on"&gt;Plaza&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; - Jln. M.H. Thamrin Kav.28-30 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 10350&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;30. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Setiabudi&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Building&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt; - 1st floor Block A1-2a - Jln. H.R. Rasuna Said No.62 Kuningan- Jakarta 12920&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;31. Taman Anggrek Mall - Ground level area, west atrium - Jl. Let. Jen. S. Parman Kav. 21 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 11470&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;32. &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;Cilandak Town Square&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:Street&gt; - Ground Fl. Unit Gr/003,005&lt;br /&gt; Jln. T.B. Simatupang Kav.17 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 12430&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;33. Wisma 46 &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; BNI - GF External, Suite G.17 -Jl. Jend. Sudirman Kav. I &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 10220&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;34. Pondok Indah Mall Ground Floor - Jln. Metro Duta Niaga Pondok Indah – &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;35. Kemang Square, Ground Floor, Area G-5 1st floor, area 1-6&lt;br /&gt; Jl. Kemang Raya No. 3A Jakarta Selatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;36. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Skyline&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Building&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt; - 24 Hour Store - Jl. MH Thamrin No. 9&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;37. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; Stock Exchange - 2nd tower, ground floor - Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 12190&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;38. &lt;st1:placename st="on"&gt;Cengkareng&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Airport&lt;/st1:PlaceType&gt; Duty Free Shop J-1 Terminal D-2&lt;br /&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Soekarno&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Hatta&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Int'l&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Airport&lt;/st1:PlaceType&gt; Cengkareng - &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;39.&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Plaza&lt;/st1:PlaceType&gt; Senayan Ground Floor - Jl. Asia Afrika No. 8 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;40.&lt;/st1:PlaceName&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Plaza&lt;/st1:PlaceType&gt; Senayan - 5th Level (Kinokuniya Bookstore) - Jl. Asia Afrika No. 8 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;41. Kamome Melawai Kamome Suprmarket - Jl. Melawai Raya No. 189B &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;42. Pasar Raya Grande - Blok M, Kebayoran Baru &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;43. Kampoeng Kemang - Plaza Kampoeng Kemang - Jl. Raya Warung Buncit &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;br /&gt; 44. &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;Tebet Square&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:Street&gt; - Jl. Letjen. M.T. Haryono No 9 - &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;45. Wisma Metropolitan I, Ground Floor - Jl. Jend. Sudirman Kav. 29 - &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;46. Citraland Mal Ciputra &lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;, Upper Ground Unit#17A&lt;br /&gt; Jl. Arteri S. Parman Grogol, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 11470&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;47. Plaza &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt; EX Level 2 (Close to cinemas) Jl. M.H. Thamrin &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 10350&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;48.&lt;/st1:PlaceName&gt; Plaza Semanggi Kawasan Bisnis Granada Upper ground level&lt;br /&gt; Jl. Jend Sudirman Kav 50 Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;49. Lippo Mall Karawaci - Level 1, next to Main Entrance - Jl. Bulevar P. Diponegoro 105&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;/span&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;50. Puri Indah Mall - Ground Level, West Entrance - Jl. Puri Agung, Puri Indah Jakarta &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;51. Kelapa Gading Mall - 1st floor, Unit G16 &amp; G17 - Jl. Raya Boulevard Blok M&lt;br /&gt; Kelapa Gading Permai Jakarta Utara – 14240&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;52. InterContinental MidPlaza &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; - Jl. Jendral Sudirman Kav 10-11. &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/span&gt; 10220 &lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;53. The Ritz &lt;st1:city st="on"&gt;Carlton&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;Bali&lt;/st1:place&gt; Resort &amp; Spa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jl. &lt;span class="s"&gt;Karang Mas Sejahtera, Jimbaran, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bali&lt;/st1:City&gt; &lt;st1:postalcode st="on"&gt;80364&lt;/st1:PostalCode&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;54. Pit In Restaurant - Summitmas Tower II -Jl. Jend. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Sudirman Jakarta&lt;/st1:City&gt;,  &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: verdana;"&gt;55. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Mayapada&lt;/st1:PlaceName&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Tower&lt;/st1:PlaceType&gt;&lt;/st1:place&gt; - Jl. Jend. Sudirman kav.28 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 12920&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Daftar Hotspot di Badung&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Our Hotspot Locations&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Embargo&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placename st="on"&gt;Coffee&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Bar&lt;/st1:placetype&gt;  &lt;st1:placename st="on"&gt;Braga&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;City&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; Walk &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Embargo Coffee Bar Ciumbuleuit&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Husein&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placename st="on"&gt;Sastranegara&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Airport&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Dago&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Plaza&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placename st="on"&gt;Indah&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Plaza&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Zoe Corner&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bumi Sangkuriang &lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;McDonalds BIP&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Supermal &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Istana&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Plaza&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oh La La Cafe &lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Paris&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Van Java&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Food Federation Maranatha &lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cascade&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;BTC Computer   Square&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:street&gt; &lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Prima Taste&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Roses Bar &amp; Grill &lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;The Valley Bistro Cafe&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gambrinus Pub &amp; Restaurant &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: verdana;font-family:verdana;" class="MsoNormal" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Qb World Bookstore&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-116227588214653346?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/116227588214653346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=116227588214653346' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/116227588214653346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/116227588214653346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2006/10/daftar-hotspot-di-jakarta-1.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-116126992372900708</id><published>2006-10-19T21:46:00.000+07:00</published><updated>2006-10-23T10:33:38.223+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; COLOR: rgb(51,255,51)"&gt;Menulis...menulis... ah mending jeprat jepret&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa... setiap kali dihadapkan dengan halaman untuk ngisi blog ini, aku pasti melongo ngeliatin monitor sama jari-jari di atas keyoboard, jangankan satu kalimat yang dapat ku tulis...satu kata pun tak pernah selesai, walaupun pernah berhasil tapi tak lama di backspace kembali karena tulisannya gak tau junturungannya kemana...dibaca sendiri aja gak ngerti apalagi orang lain yang mau baca... ujung-ujungya artikel lagi yang di copy paste ke blog ni...&lt;br /&gt;Kenapa ya begitu sulit menulis... mendingan jepret sana jepret sini pake kameraku, seru...menyenangkan...penasaran...asyik...walaupun hasilnya tak pernah memuaskan tapi tak pernah berhenti.&lt;br /&gt;Tapi mungkin itu ya kuncinya, pekerjaan yang dilakukan atas dasar menikmati atau dipaksakan untuk menikmati pasti ada sedikit keberhasilan yang selalu terlihat meningkat, sebaliknya pekerjaan yang awal mula berfikirnya sudah sulit, pasti terbawa sulit.&lt;br /&gt;hmm...tapi gak selalu, udah berusaha menikmati meulis, tetep saja sulit.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-116126992372900708?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/116126992372900708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=116126992372900708' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/116126992372900708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/116126992372900708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2006/10/menulis.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-113168021011348100</id><published>2005-11-11T10:30:00.000+07:00</published><updated>2005-11-11T10:36:50.126+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="font-family: verdana; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);" class="title"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keluarga Bahagia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;div style="font-family: verdana;" class="text"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;  Sedamai taman firdausi&lt;br /&gt; Limpahan kasih sayang sejati&lt;br /&gt; Seharum semerbak kasturi&lt;br /&gt; Mengharumi hidup insani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Indahnya damainya&lt;br /&gt; Keluarga yang bahagia&lt;br /&gt; Itulah idaman impian setiap insan&lt;br /&gt; Yang dahagakan belaian&lt;br /&gt; Serta kasih dan sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ketika insan lain berbahagia&lt;br /&gt; Bersama keluarga&lt;br /&gt; Namun kita masih meniti&lt;br /&gt; Titian rapuh perhubungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mengapa kita terpisah daripada rahmat-Nya&lt;br /&gt; Mungkinkah kita seringkali melupakan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ayuhlah bina semula&lt;br /&gt; Keluarga diredhai Alloh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Oh ayah oh ibu dengarlah rintihan&lt;br /&gt; Dan luahan hatiku yang dahaga kasih&lt;br /&gt; Jiwaku terasa terseksa ketandusan kasihmu&lt;br /&gt; Marilah kita bina bersama-sama&lt;br /&gt; Keluarga bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munsyid : Saujana&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-113168021011348100?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/113168021011348100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=113168021011348100' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113168021011348100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113168021011348100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/11/keluarga-bahagia-sedamai-taman.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-113072588762678074</id><published>2005-10-31T09:24:00.000+07:00</published><updated>2005-10-31T09:43:14.050+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mendidik Seks&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insting seks merupakan sesuatu yang diciptakan Allah, yang segera diwadahi oleh satu-satunya lembaga halal yaitu pernikahan. Faedah dari seks (&lt;i&gt;jima&lt;/i&gt;) menurut Ibnu Qayyim adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt; Menjaga dan melestarikan kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2.&lt;/span&gt; Mengeluarkan sperma yang jika tertimbun terlalu lama dalam tubuh akan membahayakan kesehatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Wasilah untuk memenuhi hajat seksual dan untuk meraih kenikmatan batin dan biologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Tarbiyah jinsiyah atau pendidikan seks bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;1.&lt;/span&gt; Memperbanyak pembicaraan tentang bahaya-bahaya zina dan berbagai kerusakan yang ditumbulkannya, termasuk ancaman terhadap dosa zina.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2.&lt;/span&gt; Menyebarluaskan peringatan dan penjelasan tentang bahaya serta kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan perilaku homoseksual.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;3.&lt;/span&gt; Menjadikan kebiasaan untuk membatasi pandangan mata sebagai kebudayaan di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;4.&lt;/span&gt; Tidak berkata-kata maupun melangkahkan kaki kecuali kepada hal-hal yang pasti mendapat pahala dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;5.&lt;/span&gt; Menyatakan perang terhadap semua bentuk nafsu dan keinginan yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;6.&lt;/span&gt; Meniadakan waktu yang kosong.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;7.&lt;/span&gt; Memperbanyak ibadah sunnah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;8.&lt;/span&gt; Melarang anak-anak bergaul dengan teman yang buruk akhlaqnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;9.&lt;/span&gt; Melarang anak-anak dengan keras untuk mendekati khamr (minuman keras).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;10.&lt;/span&gt;Serta melindungi anak dari penyimpangan fitrah kelaminnya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-113072588762678074?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/113072588762678074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=113072588762678074' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113072588762678074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113072588762678074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-seks-insting-seks-merupakan.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-113072338117927464</id><published>2005-10-31T08:42:00.000+07:00</published><updated>2005-10-31T09:35:17.843+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mendidik Jasmani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Muslim harus secara terprogram memperhatikan unsur badan, menjaganya dan memenuhi hak-haknya secara sempurna. Perhatian yang demikian akan mengantarkan seseorang pada ketaatan penuh dan kesempurnaan dalam menjalankan semua yang diwajibkan Allah kepadanya. Mendidik Jasmani (Tarbiyah badaniyah) ini meliputi:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;1.&lt;/span&gt; Pembinaan badan di waktu sehat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2.&lt;/span&gt; Pengobatan di waktu sakit.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;3.&lt;/span&gt; Pemenuhan kebutuhan gizi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;4.&lt;/span&gt; Serta olah raga (tarbiyah riyadhah).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-113072338117927464?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/113072338117927464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=113072338117927464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113072338117927464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113072338117927464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-jasmani-seorang-muslim-harus.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-113046504057344282</id><published>2005-10-28T08:52:00.000+07:00</published><updated>2005-10-28T09:45:56.096+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mendidik Cita-cita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarbiyah iradiyah atau mendidik cita-cita berfungsi mendidik setiap Muslim untuk memiliki kecintaan terhadap sesuatu yang dicita-citakan, tegar menanggung derita di jalannya, sabar dalam menempuhnya mengingat hasil yang kelak akan diraihnya serta melatih jiwa dengan kesungguhan dalam beramal. Tanda-tanda &lt;i&gt;iradah&lt;/i&gt; yang sehat adalah kegelisahan hati dalam mencari keridhaan Allah dan persiapan untuk bertemu dengan-Nya. Seseorang yang &lt;i&gt;iradah&lt;/i&gt;-nya sehat juga akan bersedih karena menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak diridhai Allah. Sedangkan &lt;i&gt;iradah&lt;/i&gt; yang rusak akan lahir dalam bentuk penyakit ilmu, pengetahuan, dan keahlian yang berlawanan dengan syari'ah Allah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-113046504057344282?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/113046504057344282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=113046504057344282' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113046504057344282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113046504057344282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-cita-cita-tarbiyah-iradiyah.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-113038639676744802</id><published>2005-10-27T11:06:00.000+07:00</published><updated>2005-10-27T11:16:32.596+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mendidik Masyarakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan kemasyarakatan atau Tarbiyah Ijtimaiyah yang baik adalah yang selalu memperhatikan perasaan orang lain. Seorang Muslim dalam masyarakat tidak dibenarkan menyakiti saudaranya walaupun hanya dengan menebarkan bau yang tidak enak. Bahkan Ibnu Qayyim berpendapat, tidak cukup hanya tidak menyakiti perasaan, seorang Muslim harus mampu membahagiakan dan menyenangkan hati saudara-saudara di sekitarnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-113038639676744802?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/113038639676744802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=113038639676744802' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113038639676744802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113038639676744802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-masyarakat-pendidikan.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-113029199615588268</id><published>2005-10-26T08:52:00.000+07:00</published><updated>2005-10-27T11:24:47.420+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mendidik Akhlaq&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi utama Rasulullah di muka bumi untuk menyempurnakan akhlaq/mendidik akhlaq (tarbiyah khuluqiyah) manusia. Contoh-contoh utama akhlaq mulia yang diharapkan dari seorang Muslim adalah sabar, &lt;i&gt;syaja'ah&lt;/i&gt; (keberanian), &lt;i&gt;al-itsar&lt;/i&gt; (mendahulukan kepentingan orang lain), syukur, jujur, dan amanah.&lt;br /&gt;Cara mendidikkan aklaq yang mulia itu adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;Mengosongkan hati dari iktikad dan kecintaan kepada segala hal yang bathil.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2. &lt;/span&gt;Mengaktifkan dan menyertakan seseorang dalam perbuatan baik (&lt;i&gt;al-bir).&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;3. &lt;/span&gt;Melatih dan membiasakan seseorang dalam perbuatan baik itu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;4. &lt;/span&gt;Memberi gambaran yang buruk tentang akhlaq tercela.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;5. &lt;/span&gt;Menunjukkan bukti-bukti nyata sebagai buah dari akhlaq yang mulia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-113029199615588268?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/113029199615588268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=113029199615588268' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113029199615588268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113029199615588268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-akhlaq-misi-utama-rasulullah.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-113020850246772947</id><published>2005-10-25T09:37:00.000+07:00</published><updated>2005-10-25T11:11:19.026+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mendidik Perasaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naluri (insting), kesedihan, kegembiraan, kemarahan, ketakutan, dan cinta merupakan perasaan-perasaan utama yang selalu mendera manusia. Sedangkan cinta adalah perasaan yang bisa menjadi motivasi paling kuat untuk menggerakkan manusia melakukan apapun. Maka Ibnu Qayyim memberi 11 resep mendidik perasaan (&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tarbiyah 'Athifiyah&lt;/span&gt;) cinta, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;1. &lt;/span&gt;Menanamkan perasaan yang kuat bahwa seorang hamba sangat membutuhkan Allah, bukan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;2. &lt;/span&gt;Meyakinkan diri sendiri bahwa satu hati yang menjadi milik manusia harus dipenuhi hanya oleh satu cinta.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Mengokohkan perasaan bahwa pemilik segala sesuatu di dunia ini Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;4.&lt;/span&gt; Beribadah kepada Allah dengan nama-namanya Yang Maha Awal, Maha Akhir, Maha Zhahir, dan Maha Bathin demi menumbuhkan rasa fakir (butuh) kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;5.&lt;/span&gt; Bersikap tegas bahwa tak ada yang lebih tinggi dan mulia kedudukannya sesudah Allah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;6.&lt;/span&gt; Menanamkan ma'rifat tentang betapa banyak nikmat Allah dan betapa banyak kelemahan kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;7.&lt;/span&gt; Menanamkan ma'rifat bahwa Allah-lah yang telah menciptakan semua perbuatan hambanya dan telah menanamkan iman di dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;8. &lt;/span&gt;Menanamkan perasaan butuh pada hidayah Allah dalam setiap detik kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;9. &lt;/span&gt;Serius memanjatkan doa-doa yang meminta pertolongan Allah dalam menghadapi apapun.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;10.&lt;/span&gt; Menanamkan kesadaran penuh akan nikmat dan karunia-Nya yang begitu banyak.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;11. &lt;/span&gt;Menanamkan ilmu bahwa cinta kepada Allah merupakan tuntutan iman.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-113020850246772947?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/113020850246772947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=113020850246772947' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113020850246772947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113020850246772947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-perasaan-naluri-insting.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-113011823716477403</id><published>2005-10-24T08:39:00.000+07:00</published><updated>2005-10-24T09:11:06.013+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);font-family:verdana;" &gt;Mendidik Fikiran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;" &gt;Kegiatan &lt;i&gt;tafakkur &lt;/i&gt;(merenung/berkontemplasi) menurut Ibnu Qayyim adalah menyingkap beberapa perkara dan membedakan tingkatannya dalam timbangan kebaikan dan keburukan. Dengan tafakkur, seseorang bisa membedakan antara yang hina dan yang mulia, dan antara yang lebih buruk dari yang buruk. Kata Imam Syafi'i, "Minta tolonglah atas pembicaraanmu dengan diam dan atas analisamu dengan tafakkur." Ibnu Qayyim mengomentari kalimat itu dengan berkata, "Yang demikian itu dikarenakan tafakkur adalah amalan hati, dan ibadah adalah amalan &lt;i&gt;jawarih&lt;/i&gt; (fisik), sedang kedudukan hati itu lebih mulia daripada &lt;i&gt;jawarih, &lt;/i&gt;maka amal hati lebih mulia daripada amal &lt;i&gt;jawarih&lt;/i&gt;. Di samping itu, tafakkur bisa membawa seseorang kepada keimanan yang tak bisa diraih oleh amal semata." Sebaik-baik tafakkur adalah saat membaca al-Qur'an, yang akan mengantar manusia kepada ma'rifatullah (mengenal Allah).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-113011823716477403?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/113011823716477403/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=113011823716477403' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113011823716477403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/113011823716477403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-fikiran-kegiatan-tafakkur.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112985899210900456</id><published>2005-10-21T08:33:00.000+07:00</published><updated>2005-10-21T08:49:10.960+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mendidik Ruh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qoyim mencatat ada beberapa cara melakukan tarbiyah ruhiyah (pendidikan ruhiyah), yaitu :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;1.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Memperdalam iman kepada hal-hal (ghaib) yang dikabarkan Allah seperti azab kubur, alam barzakh, akhirat, hari perhitungan.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Memperbanyak dzikir dan shalat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;3.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Melakukan muhasabah (introspeksi diri) setiap hari sebelum tidur.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;4.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Mentadabburi makhluk Allah yang banyak menyimpan bukti-bukti kekuasaan, ketauhidan, dan kesempurnaan sifat Allah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;5.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;mengagungkan, menghormati, dan mengindahkan seluruh perintah dan larangan Allah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112985899210900456?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112985899210900456/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112985899210900456' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112985899210900456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112985899210900456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-ruh-ibnu-qoyim-mencatat-ada.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112979277073931597</id><published>2005-10-20T14:01:00.000+07:00</published><updated>2005-10-20T14:21:39.993+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Mendidik Iman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga sarana untuk mendidik Iman :&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Selalu mentadabburi (mengamati, mempelajari, menghayati) tanda-tanda kekuasaan Allah Dzat Pencipta serta keluasan rahmat dan hikmah perbuatan-Nya. Tadabbur itu bisa dilakukan dengan penglihatan biasa (&lt;i&gt;bashira&lt;/i&gt;), bisa pula dengan penalaran akal sehat, dengan mentadabbur kekuasaan Allah, hasil-hasil ciptaan-Nya, gejala-gejala alam, kesempurnaan penciptaan manusia, juga ayat-ayat al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;2.&lt;/span&gt; Selalu mengingat kematian yang penuh kepastian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;3. &lt;/span&gt;Mendalami fungsi semua jenis ibadah ibadah sebagai salah satu cara mendidik iman. Caranya dengan banyak mengerjakan amal shalih yang sendi utamanya adalah keikhlasan; juga memperbanyak doa dan harapan kepada Allah semata; menghindari riya' dalam berkata dan bertindak; mencintai firman Allah; berkeyakinan bahwa kelak akan berjumpa langsung dengan Allah; terakhir, melanggengkan rasa syukur dalam keadaan apapun.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112979277073931597?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112979277073931597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112979277073931597' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112979277073931597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112979277073931597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/mendidik-iman-tiga-sarana-untuk.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112838950590904321</id><published>2005-10-04T08:30:00.000+07:00</published><updated>2005-10-04T08:43:55.966+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Evaluasi Nafsu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Wahai manusia, bila engkau ingin mengevaluasi dan melatih nafsu, ubahlah dirimu secepatnya. Gantilah begadang dalam maksiat dengan begadang dalam taat. Gantilah kesenangan bergaul bersama hamba dunia dengan berpaling dari mereka. Setelah sibuk mengabdi pada mereka, mengabdilah pada Alloh. Setelah memerhatikan perkataan mereka, perhatikanlah perkataan Alloh. Setelah menghabiskan waktu dengan gibah dan membicarakan orang, sibuklah dengan tobat dan istighfar. Setelah mkan banyak karena mengikuti syahwat, makanlah sedikit untuk membantu beribadah dan melaksanakan kewajiban. Sehingga enkau makan dalam rangka ibadah, bukan karena selera semata. Selain itu, engkau harus membicarakan nikmat Alloh setelah tadinya berpakaian hanya untuk kebanggan dan dikenal orang. Engkau harus menikahi seorang istri demi untuk mengekang nafsu dari melihat wanita. Terakhir, carilah ilmu agar bermanfaat untuk dirimu kemudian ajarkan pada orang lain demi mencari ridho Alloh. Ikhlaskan niatmu untuk Alloh baik dalam haji, sedekah, ucapan maupun amal perbuatan agar sesuatu yang tadinya hanya bersifat kebiasaan bernilai ibadah, serta agar engkau menjadi seorang &lt;i style=""&gt;robbani &lt;/i&gt;dalam setiap amal dan setiap keadaan. Alloh berfirman, “&lt;i style=""&gt;Dan orang-orang yang berjihad untuk Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Alloh benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.&lt;/i&gt;” (Q.S. al-Ankabut[29]: 69)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112838950590904321?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112838950590904321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112838950590904321' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112838950590904321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112838950590904321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/evaluasi-nafsu-wahai-manusia-bila.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112838933548522351</id><published>2005-10-04T08:26:00.000+07:00</published><updated>2005-10-04T08:44:36.333+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Cerita Seorang Pemuda&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;Suatu ketika Hasal al-Bashri melewati seorang pemuda yang sedang tertawa gembira bersama teman-temannya. Ia lalu bertanya, “Wahai anak muda, apakah kamu sudah pernah meniti &lt;i style=""&gt;al-shirath?&lt;/i&gt;” Jawab pemuda itu, “Belum.” Hasan al-Bashri kembali bertanya, “Apakah kamu mengetaui akan ke surga atau nerak?” Ia menjawab, “Tidak.” Kemudian Hasal al-Bashri berkata, “Kalau begitu, mengapa kamu tertawa?!” Diceritakan bahwa setelah dialog tersebut pemuda tadi tak pernah terlihat tertawa keculi setelah meninggal. Sebab ia bertobat dan merasa menyesal. Ia terus bersedih sampai akhirnya menemui Tuhan dalam keadaan beriman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112838933548522351?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112838933548522351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112838933548522351' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112838933548522351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112838933548522351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/10/cerita-seorang-pemuda-suatu-ketika.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112754012320894612</id><published>2005-09-24T12:25:00.000+07:00</published><updated>2005-09-24T12:35:23.216+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;Khutbah Rosululloh menyambut Romadhon&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allahdengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling muliadisisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnyaadalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jampaling utama. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya.Di bulan ini napas-napasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah,amal-amalmu diterima, dan doa-doamu diijabah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yangsuci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membacakitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulanyang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan, dankehausan di hari Kiamat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, sambunglah talipersudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halalkamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarkannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmuuntuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang palingutama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hambanya dengan penuhkasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut merekaketika mereka memanggil-Nya, dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoakepada-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Wahai manusia! &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu,maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-pungmu berat karena beban(dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Ketahuilah! Allah ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Diatidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akanmengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan RabbAl-'Alamin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Wahai manusia! Barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orangmukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya samadengan membebaskan seorang budak dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanyayang lalu. (Sahabat-sahabat bertanya, " Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampuberbuat demikian." Rasulullah meneruskan) Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma.Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Wahai manusia! Siapa yang membaguskan ahlaknya di bulan ini ia akanberhasil melewati sirath pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Barangsiapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangankanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahanmurka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anakyatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpadengan-nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini,Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpadengan-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskanbaginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhubaginya adalah ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardhu dibulan yanglain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akanmemberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Qur’an, ganjarannya samaseperti mengkhatam Al-Qur'an pada bulan-bulan yang lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Wahai manusia! sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, makamintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu.Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidakakan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalahagar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul Mukminin r.a. berdiri dan berkata,"Ya Rasulullah! Apa amal yangpaling utama di bulan ini?" Jawab Nabi, “Ya abal Hasan! Amal yang palingutama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Marhaban Ya….Ramadhan!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112754012320894612?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112754012320894612/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112754012320894612' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112754012320894612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112754012320894612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/09/khutbah-rosululloh-menyambut-romadhon.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112746480403579212</id><published>2005-09-23T15:12:00.000+07:00</published><updated>2005-09-23T15:40:04.046+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#33ff33;"&gt;&lt;strong&gt;Ya Alloh...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas lisan ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas lisan ini...atas lisan ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas pandangan ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas pandangan ini...atas pandangan ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas pendengaran ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas pendengaran ini...atas pendengaran ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas nafsu ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas nafsu ini...atas nafsu ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...perbaikilah atas tangan ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas tangan ini...atas tangan ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas langkah ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas langkah ini...atas langkah ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas perut ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas perut ini..atas perut ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas kemaluan ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas kemaluan ini...atas kemaluan ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas hati ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;  atas hati ini...atas hati ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ya Alloh...Perbaikilah atas apapun pada diri ini... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;izinkan Tamu Agung yang mampir kali ini...menjadi penuntun setia diri ini dalam kebaikan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112746480403579212?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112746480403579212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112746480403579212' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112746480403579212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112746480403579212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/09/ya-alloh.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112623468822192343</id><published>2005-09-09T09:33:00.000+07:00</published><updated>2005-09-09T11:02:44.576+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Sekeping Hati&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;Sekeping Hati dibawa berlari&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Jauhi melalui jalanan sepi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Jalan kebenaran indah terbentang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Didepan matamu para pejuang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tapi jalan kebenaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Tak akan selamanya sunyi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt; ujian yang datang merangkap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt; perangkap menuju masa&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;Akan kuatkah kaki yang melangkah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Bila disapa duri yang menanti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Akan kah luka mata yang menatap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pada debu yang pasti &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; hinggah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;           &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Berharap senang dalam berjuang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Akan merindu bulan ditengah siang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Jalanya yang tak seindah sentuhan mata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pangkalnya jauh ujungnya belum tiba&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112623468822192343?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112623468822192343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112623468822192343' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112623468822192343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112623468822192343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/09/sekeping-hati-sekeping-hati-dibawa.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112556003451808835</id><published>2005-09-01T14:32:00.000+07:00</published><updated>2005-09-01T14:46:54.340+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Hati...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Bacakan untuknya ayat Al-Qur’an&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;        Ketika gelisah menghampirinya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Doakan selalu kesucian untuknya&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;        Agar ketenangan batin menyertainya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Dirikan sholat dengannya&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;        Sehingga ia tak pernah lupa dengan penciptanya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Berdzikirlah dengan menyertakannya&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;        Agar ia tak pernah lalai mengingatnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Sirami selalu dengan ilmu&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;        Agar cahayanya tak pernah sirna&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Berjuanglah bersamanya&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;        Agar ia tak pernah lemah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Tegur selalu dengan hikmah&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;        Agar kesombongan tak menyentuhnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;Pasangkan selalu untuknya mahkota iman&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;        Agar ia selalu istiqomah&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112556003451808835?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112556003451808835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112556003451808835' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112556003451808835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112556003451808835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/09/hati.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112554750034106365</id><published>2005-09-01T11:02:00.000+07:00</published><updated>2005-09-03T12:59:06.910+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold;font-family:verdana;color:#33ff33;"  &gt;Ruh Yang Menyeru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aisyah ra pernah berkata : Ketika aku sedang duduk bersila didalam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; rumah, tiba-tiba Rasulullah SAW masuk dengan memberi salam kepadaku.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Tatkala aku hendak berdiri untuk menghormati beliau, sebagaimana adat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; kebiasaanku setiap kali beliau masuk rumah, maka tanpa kuduga beliau&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; berkata : “ Tetaplah duduk di tempatmu tidak perlu engkau berdiri, wahai Ummul Mukminin “.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aisyah melanjutkan ceritanya : Rasulullah SAW kemudian tiduran dengan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; meletakkan kepalanya diatas pangkuanku, beliau tidur dengan telentang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Diatas tengkuknya aku berbuat mencari uban jenggotnya. Akhirnya aku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; melihat dalam jenggot beliau ada 11 rambut putih. Lalu aku berfikir,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dalam hati aku mengatakan bahwa beliau ini akan wafat mendahului aku,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; maka tinggallah umat ini tanpa ada Nabi. Tanpa terasa aku menangis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; sampai airmataku mengalir di pipi sehingga menetes ke wajah Rasulullah SAW, beliau langsung terbangun dari tidurnya seraya bertanya : “ Apa yang menyebabkan dirimu menangis, wahai Ummul Mukminin ? “. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kemudian aku menceritakan kepada beliau suatu cerita.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Beliau lalu bertanya kepadaku : “ Saat apa yang paling pedih di alam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; mayit ? “. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku menjawab : “ Tidak ada keadaan yang paling pedih atas diri mayit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; disaat mayit keluar dari rumahnya, sedangkan anak-anaknya berduka cita dibelakangnya, seraya mengatakan : ... aduh... bapak... aduh ...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Sedangkan ibu dan bapak berkata : ... aduh... anakku... aduh ... “ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Nabi SAW lalu bersabda : “ Yang ini lebih pedih lagi “ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kemudian aku bertanya : “ Apa yang lebih pedih dari itu ya Rasulullah ?“ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Beliau menjawab : “ Tidak ada keadaan yang paling pedih bagi si mayit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; ketika ia diletakkan dalam liang kubur kemudian diurug dengan tanah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Setelah itu, kembalilah para kerabatnya, anak-anaknya dan para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; kekasihnya, mereka semua menyerahkan si mayit kepada Allah Ta’ala&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; beserta perbuatan amalnya. Lalu datanglah malaikat Munkar dan Nakir&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dalam kuburnya “ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kemudian Nabi SAW bertanya : “ Saat apa yang paling pedih dari kejadian tersebut ? “ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aku menjawab : “ Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu “ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kemudian beliau bersabda : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Wahai Aisyah, sesungguhnya keadaan yang paling pedih atas diri si mayit adalah ketika orang yang memandikan masuk kepadanya untuk memandikan dirinya, lalu orang yang memandikan mengeluarkan cincin si mayit muda dari jarinya, melepas baju pengantin dari badannya, melepas surban mayit tua atau mayit alim dari kepalanya guna dimandikan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada saat itu, ruhnya memanggil sewaktu melihat si mayit dalam keadaan telanjang, dengan suara yang bisa didengar oleh seluruh makhluk, kecuali jin dan manusia. Ruh itu mengatakan : ‘ Wahai orang yang memandikan, aku meminta kalian supaya mencopot bajuku dengan pelan, sebab aku pada saat ini benar-benar ingin istirahat akibat dari sakitnya tarikan Malaikat Maut tadi ‘ . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketika orang-orang sedang memandikan mayit, maka berkatalah ruh : ‘&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Wahai orang yang memandikan, kalian jangan memegang aku dengan kuat,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; sebab jasadku telah luka akibat dari keluarnya ruh ‘ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Setelah selesai dimandikan si mayit diletakkan pada kain kafan, kemudian diikat pada tempat kedua telapak kakinya. Pada saat itu si mayit memanggil-manggil : ‘ Wahai orang yang memandikan, kalian jangan mengikat kain kafan kepalaku sehingga aku bisa melihat wajah istriku, anak-anakku, dan kaum kerabatku, sebab pada hari ini adalah hari yang terakhir kali aku melihat mereka. Hari ini aku akan berpisah dengan mereka, aku juga tidak akan melihat mereka lagi sampai hari Kiamat tiba‘ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketika mayit dikeluarkan dari rumah, maka mayit berseru : ‘ Wahai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; golonganku, kutinggalkan istriku dalam keadaan janda, kalian jangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; menyakitinya. Kutinggalkan anak-anakku dalam keadaan yatim, kalian&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; jangan menyakitinya, sebab pada hari ini aku keluar rumah dan tidak akan kembali lagi pada mereka untuk selamanya ‘ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tatkala mayit diletakkan diatas keranda, si mayit berseru : ‘ Wahai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; golonganku, kalian jangan tergesa-gesa membawaku, sehingga aku bisa&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; mendengarkan suara istriku, anak-anakku, serta kaum kerabatku, sebab&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; pada hari ini aku akan berpisah dengan mereka sampai hari kiamat ‘ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada saat mayit dipikul diatas keranda dan orang-orang yang mengantarkan sudah melangkah 3 (tiga) kali, tiba-tiba ada seruan dengan suara yang bisa didengar oleh segala sesuatu kecuali manusia dan jin. Ruh itu berkata : ‘ Wahai para kekasihku, wahai para saudaraku, wahai anak-anakku, jangnlah kalian terbujuk oleh tipu daya dunia, sebagaimana dunia telah menipu diriku. Janganlah kalian dipermainkan zaman, sebagaimana zaman telah mempermainkan diriku. Ambillah pelajaran yang aku alami ini, sesungguhnya aku telah meninggalkan semua harta yang telah aku kumpulkan untuk ahli warisku, dan mereka tidak mau menanggung sedikit pun dari kesalahanku. Didalam kubur, Allah menghisab aku, sedangkan kalian bersenang-senang dengan dunia. Kalian juga tidak mendoakan aku ketika kalian menshalati jenasah ‘ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada waktu sebagian ahlinya dan teman-temannya kembali dari tempat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; shalat, maka ruh berkata : ‘ Wahai saudaraku, aku mengetahui bahwa mayit itu lupa di kala hidupnya, tetapi kalian jangan melupakan aku secepat ini sebelum kalian menanamku, sehingga aku bisa melihat pada tempatku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Wahai saudaraku, aku mengetahui bahwa wajah mayit lebih dingin daripada air yang dingin menurut perasaan hati orang yang masih hidup, tetapi kalian janganlah kembali secepat ini ‘ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketika si mayit diletakkan di dekat kuburnya, ruh berkata : ‘ Wahai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; golonganku, wahai saudara-saudaraku, aku telah mendoakan kalian tetapi kalian tidak pernah mendoakan diriku ‘ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saat mayit diletakkan dalam kuburnya, ruh berkata : ‘ Wahai ahli&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; warisku, aku tidak mengumpulkan harta yang banyak kecuali aku tinggalkan untuk kalian, maka ingatlah kalian kepadaku dengan memperbanyak kebaikan seperti yang telah aku ajarkan kepada kalian tentang isi Al-Qur’an dan tatakrama, janganlah kalian lupa untuk mendoakan aku ‘ .&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dikutip dari buku “ Daqa’iqul Akhbar “ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;oleh Imam Abdur Rahman bin Ahmad Al-Qadli &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mengenang wafatnya nene' 16 Agustus 2005&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semoga Iman Islamnya diterima Alloh SWT, diampuni segala dosanya, dilapangkan alam kuburnya, di tempatkan di sebaik-baiknya tempat di akhirat..aamiin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112554750034106365?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112554750034106365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112554750034106365' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112554750034106365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112554750034106365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/09/ruh-yang-menyeru-aisyah-ra-pernah.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112495102871352835</id><published>2005-08-25T13:20:00.000+07:00</published><updated>2005-08-25T13:23:48.723+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;" class="judul"&gt;Do'a kami&lt;/span&gt;&lt;span class="kalender"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="keterangan"&gt;&lt;a href="http://www.usahamulia.net/?pilih=pesanustad&amp;id=36"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-family: verdana;font-size:78%;" &gt;Oleh : Ust. Rahmat Abdullah &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="font-family: verdana;" class="konten"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ya ALLAH, berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia.&lt;br /&gt;Engkaulah sebaik-baik yang, mensucikannya. &lt;br /&gt;Engkau pencipta dan pelindungnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, perbaiki hubungan antar kami. &lt;br /&gt;Rukunkan antar hati kami Tunjuki kami jalan keselamatan. &lt;br /&gt;Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang. &lt;br /&gt;Jadikan kumpulan kami jama'ah orang muda yang menghormati orang tua. &lt;br /&gt;Dan jama'ah orang tua yang menyayangi orang muda. &lt;br /&gt;Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan dan kekasaran terhadap sesama hamba beriman. &lt;br /&gt;Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar. &lt;br /&gt;Wahai yang menyambung segala yang patah. &lt;br /&gt;Wahai yang menemani semua yang tersendiri. &lt;br /&gt;Wahai pengaman segala yang takut. &lt;br /&gt;Wahai penguat segala yang lemah. &lt;br /&gt;Mudah bagimu memudahkan segala yang susah. &lt;br /&gt;Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran. &lt;br /&gt;Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak. &lt;br /&gt;Engkau Maha Tahu dan melihatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu. &lt;br /&gt;Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu. &lt;br /&gt;Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur. &lt;br /&gt;Lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus. &lt;br /&gt;Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami. &lt;br /&gt;Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami. &lt;br /&gt;Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara. &lt;br /&gt;Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana pada kami.&lt;br /&gt;"ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala kasih"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, kami hamba-hamba-Mu, anak-anak hamba-Mu. &lt;br /&gt;Ubun-ubun kami dalam genggaman Tangan-Mu. &lt;br /&gt;Berlaku pasti atas kami hukum-Mu. &lt;br /&gt;Adil pasti atas kami keputusan-Mu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, kami memohon kepada-Mu. &lt;br /&gt;Dengan semua nama yang jadi milik-Mu. &lt;br /&gt;Yang dengan nama itu Engkau namai diri-Mu. &lt;br /&gt;Atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu. &lt;br /&gt;Atau Engkau ajarkan kepada seorang hamba-Mu. &lt;br /&gt;Atau Engkau simpan dalam rahasia Maha Tahu-Mu akan segala ghaib. &lt;br /&gt;Kami memohon-Mu agar Engkau menjadikan Al Qur'an yang agung. &lt;br /&gt;Sebagai musim bunga hati kami&lt;br /&gt;Cahaya hati kami. &lt;br /&gt;Pelipur sedih dan duka kami. &lt;br /&gt;Pencerah mata kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Nuh dari taufan yang menenggelamkan dunia. &lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Ibrahim dari api kobaran yang marak menyala&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Musa dari kejahatan Fir'aun dan laut yang mengancam nyawa&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Isa dari Salib dan pembunuhan oleh kafir durjana&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Muhammad alaihimusshalatu wassalam dari kafir Quraisy durjana, Yahudi pendusta, munafik khianat, pasukan sekutu Ahzab angkara murka&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Yunus dari gelap lautan, malam, dan perut ikan&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya&lt;br /&gt;Yang menyambut si pendosa apabila kembali dengan taubatnya&lt;br /&gt;Yang mengijabah hamba dalam bahaya dan melenyapkan prahara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa&lt;br /&gt;Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan dunia&lt;br /&gt;Pengap kehidupan ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka&lt;br /&gt;Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, jangan kiranya Engkau cegahkan kami dari kebaikan yang ada pada-Mu karena kejahatan pada diri kami&lt;br /&gt;Ya ALLAH, ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami. &lt;br /&gt;Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal usaha kami sendiri. &lt;br /&gt;Ya ALLAH, jadikan kami kebanggaan hamba dan nabi-Mu Muhammad SAW di padang mahsyar nanti. Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu.&lt;br /&gt;Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab. &lt;br /&gt;Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi yang menangis dalam sujud malamnya tak henti menyebut kami, ummati ummati, ummatku ummatku.&lt;br /&gt;Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan semua kekayaan demi perjuangan. &lt;br /&gt;Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera. &lt;br /&gt;Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, dengan kasih sayang-Mu Engkau kirimkan kepada kami da'i penyeru iman. &lt;br /&gt;Kepada nenek moyang kami penyembah berhala. &lt;br /&gt;Dari jauh mereka datang karena cinta mereka kepada da'wah. &lt;br /&gt;Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran. &lt;br /&gt;Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini. &lt;br /&gt;Kepada generasi berikut kami &lt;br /&gt;Jangan jadikan kami pengkhianat yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini. &lt;br /&gt;Dengan sikap malas dan enggan berda'wah. &lt;br /&gt;Karena takut rugi dunia dan dibenci bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilantunkan oleh K.H. Rahmat Abdullah pada Deklarasi Partai Keadilan&lt;br /&gt;Lapangan Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, 09 Agustus 1998, yang diiringi oleh tetesan air mata hadirin. &lt;/span&gt;            &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112495102871352835?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112495102871352835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112495102871352835' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112495102871352835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112495102871352835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/08/doa-kami-oleh-ust.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112479202918829038</id><published>2005-08-23T16:28:00.000+07:00</published><updated>2005-08-23T17:13:49.196+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;"&gt;Walaupun terkadang sulit...ternyata lebih mudah mencari ilmu dari pada mengamalkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah bahagianya kita sebagai manusia diberi kemampuan oleh Alloh untuk dapat menimba ilmu dimanapun dan kapanpun selama manusia itu berada dalam kemampuannya. Alloh pun memberikan kedudukan yang baik kepada mereka yang berilmu, seperti dalam surat Al-Hajj:54 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;"dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Quran itulah  yang hak dari Tuhan-mu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan  sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada  jalan yang lurus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Tetapi semakin tinggi ilmu yang kita peroleh, semakin besar tanggung jawab kita untuk dapat menyampaikan dan mengamalkannya dalam kehidupan kita. Alloh mengingatkan dalam surat Al-Baqoroh:159&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa  keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya  kepada manusia dalam Al Kitab, mereka itu dila'nati Allah dan dila'nati (pula)  oleh semua (mahluk) yang dapat mela'nati,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;dan di surat Ali Imron:187 &lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi  kitab (yaitu): "Hendaklah kamu menerangkan isi kitab itu kepada manusia, dan  jangan kamu menyembunyikannya," lalu mereka melemparkan janji  itu&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;ke belakang punggung mereka dan mereka menukarnya  dengan harga yang sedikit. Amatlah buruknya tukaran yang mereka terima.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="gen"&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;Semoga kita semua dikaruniakan oleh Alloh ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat serta di lindungi dari kelalaian dalam menyampaikan dan mengamalkan ilmu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aamiin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;" class="gen"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112479202918829038?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112479202918829038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112479202918829038' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112479202918829038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112479202918829038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/08/walaupun-terkadang-sulit.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112366526809659912</id><published>2005-08-10T13:26:00.000+07:00</published><updated>2005-08-11T13:49:15.536+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Kelereng dalam Botol&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda pernah mencoba mengisi penuh botol oleh kelereng, tentunya kelereng yang dimasukanpun satu-satu sampai botol itu penuh. Tapi pernah tidak ketika botol itu sudah penuh kemudian Anda membalikan botol itu seketika sehingga lubangnya ada di bawah... anehnya ketika botol itu dibalikan tidak ada satupun kelereng yang keluar atau mungkin hanya satu atau dua saja yang keluar kembali dari botol itu...Kelereng sebanyak itu yang dimasukan tapi yang keluar hanya sebagian kecilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita juga manusia seperti itu, sedemikian lama kita mencari ilmu, sedemikian banyak kita membaca, sedemikian sering kita belajar...bahkan seakan-akan otak kita sudah penuh inputan dengan ilmu, tapi ketika diharapkan ada output dari ilmu yang kita miliki atau katakanlah kita diminta untuk menyampaikan materi atau sharing pengetahuan dari ilmu yang kita miliki, terkadang kita merasa bingung apa yang harus disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga ilmu yang kita cari sesuai dengan amalan yang dapat kita lakukan untuk diri kita dan orang lain manfaatkan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112366526809659912?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112366526809659912/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112366526809659912' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112366526809659912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112366526809659912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/08/kelereng-dalam-botol-mungkin-anda.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112349413378258690</id><published>2005-08-08T16:13:00.000+07:00</published><updated>2005-08-12T16:40:17.550+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;"&gt;Aku bisa terbang...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sesaat...hari itu aku merasakan bagaimana rasanya terbang, meninggalkan bumi walau hanya untuk beberapa saat saja, setelah itu aku kembali berpijak ke tempat asalku dan kembali mengingat tugasku yang masih setia di atas pundakku.&lt;br /&gt;Sungguh menyenangkan..! kalimat itu mungkin yang dapat kusimpulkan ketika kesekian kalinya aku merasakan terbang untuk dapat menyentuh bintang yang gemerlap itu, untuk sekian lamanya Engkau hanya memberiku kesempatan untuk melihat bintang itu, tapi kesempatan kali ini Engkau memberiku kesempatan untuk dapat menyentuh bintang itu. Semangatku memuncak, aku ingin dapat menyentuh bintang-bintang yang lain, walau bintang itu sedikit lebih jauh dan lebih sulit dari bintang yang kusentuh sebelumnya, tapi tak mengapa karena aku yakin selalu ada Dia yang sepenuhnya membantuku untuk menggapainya.&lt;br /&gt;Tunggulah bintang, aku akan menggapaimu kembali suatu saat nanti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112349413378258690?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112349413378258690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112349413378258690' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112349413378258690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112349413378258690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/08/aku-bisa-terbang.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112142244918489227</id><published>2005-07-15T17:08:00.000+07:00</published><updated>2005-07-15T17:27:39.566+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Paman yang baik…&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Pada zaman dahulu kala, hidup seorang duda kaya dengan tiga orang anak yang menginjak dewasa. Tapi pada suatu hari duda tersebut meninggal karena sakit dan mewariskan 19 ekor kerbau untuk keitga anaknya. Sebelum meninggal ia mewasiatkan ke anak sulung memperoleh setengah dari jumlah kerbau, untuk anak kedua seperempat dan anak bungsu seperlima.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Setelah suasana membaik ketiga anaknya menjalankan amanat ayahnya untuk membagi 19 ekor kerbau itu, akan tetapi mereka baru sadar bahwa hasil pembagian tersebut ternyata tidak utuh anak pertama mendapat 9,5 ekor kerbau, anak kedua 4,75 ekor kerbau dan anak ketiga mendapat 3,8 ekor kerbau. Dan karena ego mereka masing-masing mereka tidak mau kerbau bagiannya di potong-potong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tidak jauh dari rumah mereka sebenarnya tinggal paman mereka yang tergolong miskin, dia memiliki satu kerbau warisan ayahnya dulu, itupun sangat kurus dan tidak terawat, akibat kehidupan yang miskin itulah sang paman jarang mendapat perhatian dari keluarga almarhum sang duda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Namun, setelah paman mendengar berita tentang pertentangan keponakannya, dengan hati yang tulus dia berkata kepada ketiga keponakannya itu, “Ambillah kerbau paman yang satu-satunya ini mudah-mudahan bisa untuk memecahkan permasalahan kalian bertiga!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;“Wah! ide yang bagus. Kalau begitu sekalian saja paman yang membaginya untuk kami. Supaya adil!” sahut si sungkul dengan mantap. Dengan senang hati si paman membantu membagi ke 20 kerbau itu setelah ditambah satu miliknya. Sesuai dengan pembagian maka si sulung mendapat sepuluh ekor kerbau (1/2 dari 20) anak kedua mendapat &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; ekor kerbau (1/4 dari 20) dan anak ketiga mendapat empat ekor kerbau (1/5 dari 20). Setelah pembagian paman memastikan kepuasan ketiga keponakanya atas pembagian tadi dan ketiga keponaknnya pun merasakan sangat puas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;“Sesuai dengan wasiat ayah kalian, sekarang masing-masing mendapatkan sesuai dengan bagiannya masing-masing sebanyak 10, 5 dan 4 ekor kerbau. Jadi, total kerbau yang dibagi ada 19 ekor, sedangkan kerbau yang da 20 ekor. Berarti ada sisa satu lagi. Nah yang satu ekor lagi paman bawa pulang lagi ya!” pinta paman mereka dengan tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112142244918489227?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112142244918489227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112142244918489227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112142244918489227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112142244918489227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/07/paman-yang-baik-pada-zaman-dahulu-kala.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-14443434.post-112133151563836410</id><published>2005-07-14T15:48:00.000+07:00</published><updated>2005-07-14T16:31:49.913+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Seperti Burung Indah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Diibaratkan seekor burung...&lt;br /&gt;Dia memilki bulu yang indah dipandang, terlihat sempurna perpaduan warnanya. Sehingga yang melihatnya serasa ingin memilikinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Dia mempunyai suara yang merdu dan nikmat sekali untuk didengar oleh siapapun yang mendengarnya. Mendengarnya terasa damai di hati dan tenang dalam jiwa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Ketika dia hinggap di dahan pohon, tidak satupun dahan yang patah dibuatnya, kalaupun dia menggunakan dahan untuk sarangnya dia mencarinya dari dahan yang sudah patah dan terjatuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Kasih sayang dan tanggung jawabnya sebagai seekor burung terhadap anaknya sungguh sangat menarik, dia rela terbang seharian dari tempat satu ke tempat yang lain hanya untuk memenuhi kewajiban meberi makan terhadap anaknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Begitu pula apabila manusia...&lt;br /&gt;Dari pakaian yang ia kenakan, terlihat begitu menawan menutup aurat dan begitu terjaga. Yang melihatnya menjadikan dia terlihat begitu sangat menjaga kehormatan dan kebersihan dirinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dari perkataannya begitu indah terdengar, mendamaikan hati menenangkan jiwa. Begitu terjaga dari perkataan yang sia-sia, karena apa yang dikatakannya selalu memiliki arti untuk dirinya dan orang yang mendengarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Terhadap lingkungannya dia begitu menjaga dan menghormati dirinya dan orang lain, tidak seorangpun merasa terancam dan dirugikan akan kehadirannya. Ketika adanya dia disukai dan ketika tidak adanya dia dirindukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;     &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kasih sayang dan tanggung jawab dia sebagai seorang manusia dapat diandalkan, tak pernah mengecewakan dan selalu berbuat adil. Dirinya sendiri, keluarganya, tetangganya dan orang lain selalu terpenuhi haknya oleh tanggung jawabnya terhadap Alloh SWT&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/14443434-112133151563836410?l=winandar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winandar.blogspot.com/feeds/112133151563836410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=14443434&amp;postID=112133151563836410' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112133151563836410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/14443434/posts/default/112133151563836410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winandar.blogspot.com/2005/07/seperti-burung-indah.html' title=''/><author><name>[win]</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15056548950848872596</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://photos1.blogger.com/img/260/6903/640/me.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
